Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan apresiasi atas upaya luar biasa angkatan bersenjata Iran dalam membela kedaulatan nasional.
Teheran, Suarathailand- Kantor Berita Iran IRNA melaporkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menegaskan Iran akan menggunakan segala cara yang sah untuk mempertahankan hak-hak nasional dan keamanan negaranya, menyusul berlanjutnya ancaman dan serangan Amerika Serikat yang melanggar hukum.
Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan apresiasi atas upaya luar biasa angkatan bersenjata Iran dalam membela kedaulatan nasional.
Kemlu Iran juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin dan warga yang gugur demi kemerdekaan serta kehormatan Iran, seraya menegaskan kembali tekad Republik Islam Iran untuk terus menempuh jalan perlawanan dan keteguhan hingga penghapusan sepenuhnya kejahatan musuh.
Kemlu Iran juga menyatakan saat musuh Amerika yang terus menerus bersikap tidak jujur terhadap pelaksanaan kesepakatan untuk mengakhiri perang, Washington masih melakukan tindakan agresi terhadap Iran melalui blokade laut terhadap pelabuhan dan jalur pelayaran dagang Iran.
Kemlu Iran juga menyebut bahwa pasukan AS terus melakukan serangan ke berbagai wilayah di negara itu, peningkatan tekanan ekonomi, serta ancaman yang dianggap melanggar hukum internasional.
Serangan balasan oleh angkatan bersenjata Iran disebut terus berlangsung dengan kekuatan penuh, kata kementerian Iran.
Blokade laut yang berlanjut merupakan contoh nyata dari “tindakan agresi” sebagaimana didefinisikan dalam Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 3314 tanggal 14 Desember 1974.
Kemlu Iran juga menyebut serangan brutal terhadap sasaran militer maupun sipil, infrastruktur, serta warga negara Iran di dalam dan luar negeri, termasuk di Irak, sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap Pasal 2 Ayat (4) Piagam PBB.
Menyikapi berbagai serangan AS tersebut, Iran menegaskan akan menggunakan hak yang melekat untuk melakukan pembelaan diri yang sah terhadap tindakan-tindakan tersebut dengan memanfaatkan seluruh sarana yang tersedia. (pasukan perahu nyamuk IRGC Iran)




