Iran Sebut AS dan Pihak Terkait Israel Manipulasi Pasar Energi

Menlu Iran Abbas Araghchi mengklaim elemen pemerintah AS berupaya memengaruhi harga demi keuntungan pribadi dan memperpanjang perang dengan Iran.


Teheran, SUarathailand- Melalui Plaform X, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyebut adanya elemen-elemen di dalam pemerintah AS dan pihak-pihak yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global serta mendorong kelanjutan perang dengan Iran.

"Intelijen kami menunjukkan adanya upaya besar untuk merekayasa pasar energi," ujar Araghchi melalui platform media sosial AS, X.

Araghch menuding bahwa elemen pemerintah AS memanfaatkan "media yang mudah diperdaya" untuk memengaruhi harga energi demi keuntungan pribadi dan membuat Presiden AS Donald Trump "terjebak dalam perang yang berujung kekalahan."

"Pihak-pihak yang bersekutu dengan Israel juga mendorong perang dengan menyajikan penilaian yang terlalu optimis," kata Araghchi, seraya menambahkan bahwa konsumen AS turut merasakan dampak ekonominya.

Araghch tidak memberikan bukti atau rincian lebih lanjut untuk mendukung tuduhan tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah perang AS-Israel melawan Iran, yang dimulai pada 28 Februari dan telah berdampak signifikan terhadap keamanan energi serta maritim di kawasan tersebut.

Konflik ini juga berpusat di Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang biasanya dilalui oleh sebagian besar pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia. Iran telah membatasi lalu lintas di selat tersebut, sementara AS menerapkan blokade angkatan laut dan memperketat sanksi ekonomi terhadap Teheran.


Share: