Iran Kecam AS yang Korbankan Warga AS Dan Iran Demi Bela Israel

Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang,” kata Larijani dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada hari Senin.


Teheran, Suarathailand- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC), Ali Larijani, mengatakan Iran tidak memulai perang saat ini, tetapi tetap sepenuhnya siap untuk mempertahankan konflik jangka panjang, tidak seperti Amerika Serikat.

Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang,” kata Larijani dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada hari Senin.

Menggemakan preseden sejarah, Larijani menambahkan, “Seperti dalam 300 tahun terakhir, Iran tidak memulai perang ini, angkatan bersenjata kita yang gagah berani belum terlibat dalam satu pun operasi ofensif, hanya bertindak untuk membela diri.”

Kepala Dewan Keamanan berjanji bahwa Iran akan “dengan gigih membela diri dan peradabannya yang berusia enam ribu tahun tanpa mempedulikan biayanya,” dan berjanji bahwa musuh akan “menyesali kesalahan perhitungan mereka.”

Pernyataan tersebut menyusul babak baru agresi udara yang dilancarkan oleh AS dan Israel pada hari Sabtu, menandai eskalasi baru hanya delapan bulan setelah serangan tanpa provokasi sebelumnya terhadap Republik Islam.

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dibunuh dalam serangan teroris pertama, bahkan ketika Teheran sedang terlibat dalam pembicaraan diplomatik dengan Washington mengenai program nuklirnya.

Iran dengan cepat memulai pembalasan, meluncurkan rentetan rudal dan drone terkoordinasi yang menargetkan wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan militer AS di seluruh wilayah tersebut.

Share: