Iran dan Irak Tandatangani Empat Perjanjian dan Nota Kesepahaman

Iran telah berulang kali mengumumkan bahwa pemerintahannya akan "memprioritaskan" penguatan hubungan dengan negara-negara tetangga.


Teheran, Suarathailand- Para pejabat senior Iran dan Irak menandatangani empat perjanjian dan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara tetangga tersebut.

Dokumen-dokumen tersebut ditandatangani di hadapan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Irak Ali Faleh Al-Zaidi di Kompleks Budaya-Sejarah Sa’dabad di Teheran pada hari Kamis.

Keempat kesepakatan tersebut mencakup transportasi barang melalui jalan raya, pembangunan jalur kereta api Khosravi–Khanaqin–Baghdad, pembentukan hubungan kota kembar antara Teheran dan Baghdad, dan kerja sama dalam administrasi publik, pelatihan, dan manajemen sumber daya manusia.

Iran dan Irak telah mengambil langkah besar menuju perluasan hubungan selama beberapa tahun terakhir.

Pezeshkian telah berulang kali mengumumkan bahwa pemerintahannya akan "memprioritaskan" penguatan hubungan dengan negara-negara tetangga.

Pada Kamis pagi, Pezeshkian dan Al-Zaidi berjanji untuk memperkuat hubungan strategis selama pembicaraan di Teheran, menyoroti ikatan sejarah yang mendalam antara kedua negara tetangga tersebut.

Share: