Gajah adalah hewan yang dikeramatkan oleh warga Thailand. Negara ini juga memiliki julukan Negeri Gajah Putih atau The Land of White Elephant.
Mengapa disebut demikian? Apakah ada spesies gajah putih? Apakah warna kulit gajah tersebut benar-benar putih layaknya albino?
Paiboon Pramuankarn, pemandu wisata yang mengantar rombongan trip media bersama Tourism Authority of Thailand (TAT) pun angkat bicara.
Pria yang akrab dipanggil Jack itu menjelaskan, gajah putih merupakan spesies tersendiri yang berbeda dengan albino.
"Gajah putih adalah 'spesies' sendiri. Gajah ini dimiliki oleh para raja di Thailand," tuturnya kepada Kompas.com dalam sebuah liputan di Chiang Mai, Thailand pada September 2016.
Dia mengisahkan hal itu di sela-sela kunjungan ke Wat Prathat Doi Suthep. Kuil ini ada di atas bukit dengan pemandangan langsung Kota Chiang Mai. Di salah satu sisi kuil terdapat patung gajah berwarna putih.
"Pertama kali His Majesty King Bhumibol Abdulyadej (Raja Thailand periode 1946-2016) berkuasa, dia punya 22 gajah putih. Sekarang tinggal 10 ekor," papar dia.
Situs Thai Elephant Conservation Centre menyebutkan, saat ini ada enam jantan dan empat betina gajah yang berada di bawah pengawasan Royal Elephant Stable.
Gajah ini sama sekali tidak berwarna putih tetapi abu-abu layaknya gajah pada umumnya.
"Namun ada tujuh kriteria untuk menentukan apakah gajah itu termasuk gajah putih," tutur Jack.
Hingga 1917, gajah putih menjadi lambang negara Thailand dan sampai saat ini masih menjadi simbol Royal Thai Navy.
Empat gajah putih betina dirawat di Royal Elephant Stable, Provinsi Sakol Nakorn. Lalu, apakah wisatawan bisa melihat langsung gajah putih? Turis hanya bisa melihat gajah putih di acara dan tradisi kenegaraan tertentu. (kompas)




