Sistem ini diproduksi oleh grup pertahanan Prancis-Jerman KNDS dan Rheinmetall Jerman.
Suarathailand- Inggris mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka menandatangani kontrak pengadaan bersama senilai 52 juta poundsterling ($70 juta) sekitar Rp1,1 triliun dengan Jerman untuk mengakuisisi artileri canggih yang dipasang pada kendaraan lapis baja yang dapat menembak sambil bergerak dan mengenai target lebih dari 70 km (44 mil) jauhnya.
Pernyataan Kementerian Pertahanan mengatakan kesepakatan itu akan menyediakan Angkatan Darat Inggris dengan demonstrator kemampuan awal sistem RCH 155 dan dua unit untuk diuji oleh Jerman.
Sistem ini diproduksi oleh grup pertahanan Prancis-Jerman KNDS dan Rheinmetall Jerman.
Sistem ini dapat menembakkan delapan peluru per menit saat bergerak, beroperasi dengan dua awak dan menempuh jarak 700 km tanpa mengisi bahan bakar, demikian pernyataan tersebut.




