Thailand mengratiskan tes COVID-19 demi memudahkan tracing kontak.
Thailand berhadapan dengan gelombang baru pandemi COVID-19. Pembatasan demi meredam penyebaran virus corona mulai berlaku pada Minggu (17/4/2021).
Aturan yang berlaku selama pembatasan termasuk larangan penjualan alkohol di restoran dan bar-bar yang tersebar di Thailand.
Tempat wisata di seluruh Thailand juga ditutup selama dua pekan. Pembukaan kembali tergantung pada situasi pandemi apakah membaik atau sebaliknya.
Episenter penyebaran virus corona di Thailand terjadi di Bangkok. Diduga kasus-kasus baru muncul terkait klaster kelab malam pada awal bulan ini.
Dalam 10 hari terakhir, total kasus di Thailand melonjak dari 29.900 ke angka 40.500. Meroketnya kasus karena tersebarnya varian corona Inggris yang lebih menular
"Hampir 10.000 ribu kasus baru muncul pekan ini," ucap jubir gugus tugas COVID-19 Thailand Taweesin Visanuyothin seperti dikutip dari AFP.
Sampai sekarang masih ada 12 ribu kasus yang dirawat. Thailand kini sudah menyulap beberapa hotel dan tempat lain sebagai rumah sakit sementara.
Pemerintah Thailand juga mengratiskan tes COVID-19 demi memudahkan tracing kontak. (AFP, Kumparan)




