Indonesia Segera Pulangkan Buron Paling Dicari Thailand

 

Gembong kejahatan terkenal yang melarikan diri dari rumah sakit di Nakhon Si Thammarat tahun lalu dan baru-baru ini ditangkap di Indonesia diperkirakan akan dipulangkan pada hari Minggu, kata Menteri Kehakiman Tawee Sodsong.

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Tawee mengatakan dia dan pejabat lainnya akan terbang ke Indonesia sore ini untuk membahas ekstradisi Chavalit “Paeng Na Node” Thongduang, 37, yang lolos dari hukuman 20 tahun tiga bulan penjara tahun lalu. Dia dihukum karena mencoba membebaskan tersangka narkoba dari tahanan polisi.

Menteri mengatakan penjabat direktur jenderal Departemen Investigasi Khusus Yutthana Praedam juga akan menemaninya dalam perjalanan ini. Tawee mengatakan Chavalit mungkin juga melakukan kejahatan lain selama berada di Indonesia, termasuk menggunakan paspor palsu dan menyerang seorang wanita.

“Jika pihak berwenang setempat ingin mengajukan tuntutan, maka kemungkinan membawanya kembali ke Thailand akan ditunda,” kata Tawee. “Namun, jika Indonesia memutuskan bahwa Chavalit hanya melanggar undang-undang imigrasi, kemungkinan besar mereka akan segera mengekstradisi dia ke Thailand.”

Menteri menambahkan pesawat Angkatan Udara Kerajaan Thailand akan dikirim ke Indonesia pada hari Minggu untuk membawa pulang pejabat Thailand, dan menambahkan bahwa Chavalit mungkin juga berada di dalamnya, meskipun penerbangan tersebut belum dijadwalkan.

Chavalit, yang akrab dipanggil Paeng, dan merupakan warga kecamatan Na Node di provinsi Phatthalung, berhasil melarikan diri pada dini hari tanggal 22 Oktober 2023, setelah berpura-pura sakit dan dirawat di Rumah Sakit Nakhon Si Thammarat.

Gembong kejahatan tersebut telah berada di bawah pengawasan polisi sejak 2007 sebelum dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 20 tahun tiga bulan penjara karena mencoba membantu salah satu kaki tangannya keluar dari penjara. Dia akan menyelesaikan masa jabatannya pada 6 Mei.

Terpidana telah dicari untuk beberapa kasus tetapi selalu berhasil lolos dari hukuman berkat bantuan dari politisi terkenal di Phatthalung.

Share: