Obat ini disebut dapat mencegah 50 persen kemungkinan seorang pasien Covid-19 masuk rumah sakit.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut obat Molnupiravir produksi perusahaan raksasa farmasi Amerika Serikat yakni Merck, akan tiba di Indonesia pada hari ini (3/1).
"Obat Molnupiravir akan tiba hari ini. Kami mengimpor obat ini. Jadi kami akan simpan dulu, kalau nanti ada apa-apa, kami sudah siapkan obatnya," kata Menkes di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin, 3 Januari 2021.
Budi menambahkan Molnupiravir dapat diberikan kepada pasien Covid-19 bergejala ringan.
Obat ini disebut dapat mencegah 50 persen kemungkinan seorang pasien Covid-19 masuk rumah sakit.
"Molnupiravir terbukti bisa mengurangi laju masuknya ke rumah sakit untuk orang-orang yang terkena Covid-19 yang saturasinya masih di atas 94 persen," kata Budi.
Indonesia berhasil mendapatkan obat Molnupiravir setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan lobi pada Merck di Amerika Serikat pada Oktober lalu.
Selain Molnupiravir, obat Paxlovid juga akan tiba. Obat yang dikembangkan oleh Pfizer ini akan tiba Januari 2022.




