Peringkat kekuatan militer dunia didasarkan pertimbangan sejumlah faktor.
Indonesia menempati ranking ke-16 dalam kancah kekuatan militer dunia versi Global Fire Power (GFP). Ada 140 negara yang dinilai oleh GFP. Negara mana saja?
Ranking kekuatan militer dunia ini dirilis oleh Global Fire Power (GFP) dengan tajuk '2021 Military Strength Ranking'. Dilihat detikcom, Kamis (5/8/2021), Indonesia berada di peringkat ke-16 dengan PowerIndex sebesar 0,2684.
Indonesia unggul atas Israel yang ada di posisi 20. Posisi pertama diduduki oleh Amerika Serikat dengan nilai 0,0718. Semakin kecil angka PowerIndex, maka semakin tinggi kekuatan militer suatu negara.
Nilai fire power atau kekuatan militer yang ditampilkan ini menggunakan lebih dari 50 faktor individu untuk menentukan skor PowerIndex ('PwrIndx') suatu negara dengan kategori mulai kekuatan militer, kekuatan keuangan, hingga kemampuan logistik dan geografi. Penilaian ini dilakukan di 140 negara.
Nilai PowerIndex itu menggambarkan Indonesia tercatat menempati peringkat ke-4 dunia dengan 267 juta jiwa. Sementara itu, total personel militer dicatat sebanyak 400 ribu personel.
Kekuatan cadangan senjata nuklir tidak dipertimbangkan, namun dugaan terhadap kepemilikan nuklir akan dihitung sebagai bonus.
Status suatu negara sebagai Dunia Pertama, Dunia Kedua, dan Dunia Ketiga menjadi faktor pertimbangan. Faktor geografis, fleksibilitas logistik, sumber daya alam, dan industri lokal berpengaruh terhadap ranking final.
Total sumber daya manusia menjadi pertimbangan kunci dalam pemeringkatan ini. Negara yang terkurung daratan (land-locked) tidak akan dihitung kekurangan angkatan laut.
Kekuatan angkatan laut dihitung dari keragaman aset yang tersedia. Keanggotaan NATO dihitung sebagai bonus. Stabilitas dan kesehatan finansial suatu negara tak ikut dipertimbangkan. Kepemimpinan militer saat ini tidak ikut dipertimbangkan juga.
Sedangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dihitung dan diperbandingkan ialah total unit alutsista. Seperti kekuatan udara Indonesia dihitung dari 458 unit helikopter.
Penilaian terhadap alutsista tidak didasarkan pada jenis alutsista atau tahun produksi alutsista tersebut. Jadi penilaian ini berdasarkan kuantitas, bukan kualitas.
Berikut ini daftar lengkap kekuatan militer 140 negara berserta skor PowerIndex-nya:
1. Amerika Serikat: 0,0718
2. Rusia: 0,0791
3. China: 0,0854
4. India: 0,1207
5. Jepang: 0,1599
6. Korea Selatan: 0,1612
7. Perancis: 0,1681
8. Inggris: 1,997
9. Brasil: 0,2026
10. Pakistan: 0,2073
11. Turki: 0,2109
12. Italia: 0,2127
13. Mesir: 0,2216
14. Iran: 0,2511
15. Jerman: 0,2519
16. Indonesia: 0,2684
17. Arab Saudi: 0,3231
18. Spanyol: 0,3257
19. Australia: 0,3378
20. Israel: 0,3464
21. Kanada: 0,3956
22. Taiwan: 0,4154
23 Polandia 0,4187
24. Vietnam: 0,4189
25. Ukraina: 0,4396
26. Thailand: 0,4427
27. Algeria: 0,4439
28. Korea Utara: 0,4673
29. Yunani: 0,4954
30. Swiss: 0,5011
31. Swedia: 0,5345
32 Afrika Selatan: 0,5665
33. Norwegia: 0,5717
34. Republik Cek: 0,6204
35. Nigeria: 0,6241
36. Uni Emirat Arab: 0,6249
37. Belanda: 0,6391
38. Myanmar: 0,6521
39. Kolombia: 0,6841
40. Singapura: 0,6931
41. Rumania: 0,6953
42. Argentina: 0,7026
43. Venezuela: 0,7116
44. Malaysia: 0,7451
45. Bangladesh: 0,7473
46. Meksiko: 0,7565
47. Peru: 0,7931
48. Filipina: 0,8219
49. Chile: 0,8227
50. Belarus: 0,8371
51. Uzbekistan: 0,8421
52. Portugal: 0,8661
53. Maroko: 0,8739
54. Denmark: 0,8921
55. Hungaria: 0,9187
56. Finlandia: 0,9335
57. Irak: 0,9334
58. Slovakia: 0,9451
59. Austria: 0,9705
60. Serbia: 1,0063
61. Kazakhstan: 1,0286
62. Kroasia: 1,0331
63. Azerbaijan: 1,0472
64. Syria: 1,0506
65. Angola: 1,0799
66. Ethiopia: 1,0901
67. Bulgaria: 1,1438
68. Belgia: 1,1809
69. Ekuador: 1,2261
70. Libya: 1,2736
71. Kuwait: 1,3322
72. Oman: 1,3911
73. Tunisia: 1,4134
74. Yordania: 1,4417
75. Afghanistan: 1,4887
76. Kuba: 1,4937
(deticom)




