Cacar monyet dilaporkan sebagian besar ditemukan pada pria gay hingga biseksual.
Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban meminta pemerintah siaga setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
"WHO baru saja menyatakan wabah cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global. Oleh karena itu Indonesia perlu siap siaga. Sangat penting untuk mengonsolidasikan strategi mitigasi di berbagai tingkatan karena lebih dari 16 ribu kasus telah menyebar di 75 negara saat ini. Waspada," kata Zubairi dalam akun Twitter pribadinya.
Seperti dilaporkan cacar monyet sebagian besar ditemukan pada pria gay hingga biseksual. Kasus banyak diidentifikasi usai mereka melakukan hubungan seks.
WHO menyatakan risiko penularan cacar monyet 'mengintai' semua orang, tidak hanya dikategorikan tinggi bagi kelompok tersebut. Penularan virus sejauh ini dilaporkan melalui kontak dekat.
Zubairi menyatakan berikut langkah pencegahan cacar monyet: 1. Jangan sentuh korengnya; 2. Jangan cium, peluk, dan seks dengannya (penderita cacar monyet); 3. Jangan sentuh tempat tidur, handuk, dan pakaian; 4. Jangan berbagi peralatan makan dan minum; 5. Sering cuci tangan pakai sabun. (antara, detika)




