Benda Diduga Bom Ditemukan Dekat Gedung Parlemen Jelang Pidato Presiden Filipina

Tim Penjinak Bahan Peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dari Kepolisian Pasay berhasil menjinakkan benda yang diduga sebagai IED tersebut.


Manila, Suarathailand- ABS-CBN News melaporkan aparat keamanan Filipina menemukan sebuah benda yang diduga sebagai alat peledak rakitan (improvised explosive device/IED) di dekat gedung Senat Filipina di Pasay pada Senin, menjelang pidato kenegaraan Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Unit Keamanan Khusus Senat menemukan benda mencurigakan tersebut saat melakukan pemeriksaan rutin sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

Tim Penjinak Bahan Peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dari Kepolisian Pasay berhasil menjinakkan benda yang diduga sebagai IED tersebut.

Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki insiden tersebut.

Pada hari yang sama, sebuah ledakan yang diduga berasal dari IED juga terjadi di dekat pintu masuk Departemen Kehakiman Filipina di Manila.

Kementerian Kehakiman Filipina menyatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Unit Penjinak Bahan Peledak Kepolisian Nasional Filipina dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan teknis.

"Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan sumber, jenis, dan kondisi yang melatarbelakangi ledakan tersebut," kata kementerian itu, seraya menambahkan bahwa situasi telah terkendali dan kompleks Departemen Kehakiman tetap dalam kondisi aman.

Sekitar 20.000 personel kepolisian dijadwalkan akan dikerahkan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama penyampaian pidato kenegaraan kelima Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Quezon City.


Share: