Empat Warga Thailand Terluka Akibat Bom Jatuh dari Jet Tempur Korsel

Angkatan Udara Korea Selatan mengatakan bom jatuh merusak rumah-rumah dan sebuah gereja selama latihan militer di Pocheon.


Korsel, Suarathailand- Warga Thailand termasuk di antara 15 orang yang terluka ketika bom jatuh di wilayah sipil selama latihan militer gabungan AS-Korea.

Empat warga negara Thailand termasuk di antara 15 orang yang terluka di Korea Selatan pada hari Kamis setelah bom yang dijatuhkan oleh jet tempur mendarat di wilayah sipil, kata Kementerian Luar Negeri Thailand.

Angkatan Udara Korea Selatan dan pemadam kebakaran mengatakan bahwa ledakan tersebut merusak rumah-rumah dan sebuah gereja selama latihan militer di Pocheon, provinsi Gyeonggi, sekitar 40 kilometer timur laut Seoul.

Layanan Pemadam Kebakaran Gyeonggi-do Bukbu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 15 orang terluka, dua di antaranya serius.

Angkatan Udara mengatakan dua dari delapan bom Mk82 seberat 500 pon (225 kg) dari jet KF-16 jatuh di luar jangkauan sasaran selama latihan tembak langsung gabungan yang dikenal sebagai "Freedom Shield", antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.

"Kami turut berduka cita atas kerusakan yang ditimbulkan oleh kecelakaan tersebut, dan kami mendoakan agar para korban luka segera pulih," kata Angkatan Udara dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Nikorndej Balankura mengatakan Kedutaan Besar Thailand di Seoul memberi tahu kementerian bahwa tiga warga negara Thailand hanya mengalami luka ringan dan telah diizinkan pulang setelah dirawat di sebuah rumah sakit di Pocheon.

Korban terakhir mengalami luka di tangan dan kakinya, dan akan menjalani operasi pada hari Jumat, katanya, seraya menambahkan bahwa otoritas Korea Selatan akan menanggung semua biaya pengobatan.

Nikorndej mengatakan pejabat kedutaan telah mengunjungi para korban luka dan akan memantau dengan saksama kondisi korban asal Thailand yang masih dirawat di rumah sakit.

Share: