Dunia Marah Tentara Israel Menodai Patung Bunda Maria di Lebanon

Tindakan yang menghina ini terjadi di tengah serangkaian serangan Israel terhadap umat Kristen dan Muslim, serta simbol dan situs keagamaan.


Lebanon, Suarathailand- Gambar viral seorang tentara Israel yang menodai patung Bunda Maria di Lebanon selatan telah memicu kemarahan di seluruh dunia.

Diterbitkan oleh Israeli Genocide Tracker pada hari Rabu, foto tersebut menunjukkan tentara pendudukan merokok sambil memasukkan rokok lain ke mulut patung Bunda Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon.

Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, mengatakan militer rezim tersebut mengkonfirmasi bahwa "masalah ini sedang ditinjau."

Tindakan yang menghina ini terjadi di tengah serangkaian serangan Israel terhadap umat Kristen dan Muslim, serta simbol dan situs keagamaan mereka, baik di wilayah Palestina yang diduduki maupun di Lebanon.

Minggu lalu, seorang pemukim Israel ekstremis mendorong, menendang, dan melempar seorang biarawati Prancis ke tanah di al-Quds yang diduduki. Ia kemudian kembali dan menginjak biarawati yang terluka itu.

Uskup Agung Atallah Hanna, kepala Sebastia Gereja Ortodoks Yunani di al-Quds, memperingatkan bahwa serangan semacam itu “bukan lagi insiden terisolasi, tetapi bagian dari pola berulang yang mengancam keberadaan umat Kristen.”

Bulan lalu, sebuah gambar seorang tentara Israel memukul patung Yesus Kristus dengan palu godam di Lebanon selatan memicu kecaman luas.

Beberapa insiden pemukim Israel meludahi gereja dan pendeta di al-Quds yang diduduki juga telah didokumentasikan.

Otoritas Israel telah dikritik karena gagal menghentikan serangan-serangan tersebut, yang meningkat sejak rezim tersebut melancarkan perang genosida di Jalur Gaza pada Oktober 2023.

Sejak saat itu, kekerasan oleh pasukan Israel dan pemukim di Tepi Barat yang diduduki telah menewaskan sedikitnya 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750, dan menyebabkan penculikan sekitar 22.000 lainnya.

Dalam periode yang sama, rezim Israel telah membunuh sedikitnya 72.500 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.400 lainnya di Gaza.

Share: