Media Italia menjuluki Indonesia sebagai negara 'Raksasa Pulau Asia'.
Indonesia memang tengah memodernisasi peralatan alutsistanya.
Hal ini tak luput dari luas wilayah Indonesia yang sangat amat luas, terutama di bagian perairannya.
Menambahkan kapal fregat bisa jadi solusi terbaik bagi Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya.
Baru-baru ini, Arrowhead 140 siap ditambahkan jadi salah satu kapal fregat canggih Indonesia, sebagaimana diungkapkan kapal ini siap dibangun oleh PT PAL, perusahaan industri pertahanan di Indonesia.
Selain itu, rupanya pada Juni 2021 lalu, Indonesia juga membeli enam kapal FREMM dari Italia.
Saking beraninya Indonesia mengambil langkah besar, media Italia sampai menjuluki Indonesia sebagai negara 'Raksasa Pulau Asia'.
"Raksasa pulau Asia itu sebenarnya melanjutkan upaya modernisasi yang dimulai pada tahun 2000-an dan sudah terwujud dengan pembelian kapal selam dan kapal amfibi Korea Selatan, dan fregat/korvet ringan keluarga SIGMA dari DAMEN Belanda, dan yang pada 10 Juni mencapai puncaknya pada kontrak maxi dengan Fincantieri untuk pengadaan 6 frigat FREMM-ASW, ditambah 2 MAESTRALE yang direkondisi sebagai pengisi celah," tulis Rivista Italiana Difesa seperti dikutip Zonajakarta.com.
Seperti yang diketahui, Fincantieri telah menandatangani untuk menjual enam fregat FREMM ke Indonesia.
Tak hanya fregat FREMM saja, nyatanya kontrak tersebut juga mencakup perbaikan dan penjualan dua fregat kelas Maestrale ke Indonesia yang akan pensiun dari Angkatan Laut Italia.
Kelas Maestrale, kapal yang dibangun pada 1980-an dan ditugaskan pada 1985 ini memiliki kecepatan maksimum sekitar 33 knot.
Tak hanya itu, ia bahkan mampu menampung sebanyak 225 kru dalam sekali jalan.
Sementara jangkauannya, kelas Maestrale juga bisa menjangkau hingga 6000 mil laut dengan kecepatan 15 knot.
- Adapun spesifikasi lengkapnya yang dikutip Zonajakarta.com dari Naval News antara lain:
- Perpindahan: 3040 ton
- Panjang: 123 meter
- Balok: 13 meter
- Draf: 4,2 meter
- Kecepatan maksimum: 33 knot
- Jangkauan: 6000 mil laut dengan kecepatan 15 knot
Kru: 225
- Persenjataan: 4 × rudal anti-kapal TESEO Mk-2, peluncur ganda; 4 × Albatross octuple Aspide SAM launchers, 1 × Otobreda 127 mm/54 gun; 2 × Oto Melara Twin 40L70 DARDO CIWS; 2 × Pencoklatan HB2B 12,7 mm; 2 × MG 42/59 7,62 mm; 2 × 533 mm tabung torpedo; 2 × 324 mm tabung torpedo rangkap tiga dengan torpedo Mk-46 Mod.2 (ZJ)




