Utusan khusus tersebut dijadwalkan mengunjungi Kamboja dan Thailand pada 18 Desember.
Beijing, Suarathailand- Utusan khusus China untuk urusan Asia akan kembali mengunjungi Kamboja dan Thailand untuk menengahi bentrokan yang sedang berlangsung di perbatasan Thailand-Kamboja.
Kedutaan Besar Republik Rakyat China di Thailand mengunggah di Facebook menyatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri China telah berbicara kepada media, menyatakan keprihatinan mendalam atas bentrokan perbatasan saat ini antara kedua negara.
Sebagai tetangga dan sahabat bagi Thailand dan Kamboja, China telah aktif terlibat dalam mempromosikan dialog dan meredakan ketegangan melalui upaya mediasi yang sedang berlangsung. Peran utusan tersebut sangat penting dalam membantu kedua negara untuk mengatasi situasi tersebut secara diplomatis.
Utusan khusus tersebut dijadwalkan mengunjungi Kamboja dan Thailand pada 18 Desember, bekerja untuk memfasilitasi dialog antara kedua pihak dan mendorong pembicaraan perdamaian, bertujuan untuk memulihkan stabilitas dan mempromosikan perdamaian yang cepat.
Laporan telah muncul yang menyatakan selama bentrokan perbatasan, pasukan Thailand menyita peralatan militer, termasuk rudal anti-tank buatan China, dari tentara Kamboja.
Sebagai tanggapan, juru bicara Tiongkok menegaskan bahwa Tiongkok memiliki kerja sama pertahanan yang telah lama terjalin dengan Thailand dan Kamboja, yang tidak ditujukan kepada pihak ketiga mana pun dan tidak terkait dengan konflik perbatasan yang sedang berlangsung.




