Beijing Umumkan Kunjungan Menlu China ke Thailand, Kamboja, dan Myanmar


>Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi akan mengunjungi Kamboja, Thailand, dan Myanmar mulai Rabu hingga Minggu.

>Tujuan kunjungan yang dinyatakan adalah untuk memperdalam kerja sama strategis dan mendukung perdamaian dan stabilitas regional.

>Acara utama adalah dialog strategis "2+2" Tiongkok-Kamboja pertama di Kamboja, yang melibatkan menteri luar negeri dan menteri pertahanan.

>Diskusi selama dialog di Kamboja akan mencakup hubungan bilateral, urusan politik dan keamanan, serta kerja sama pertahanan.

Beijing, Suarathailand- Beijing mengatakan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi akan melakukan perjalanan ke Kamboja, Thailand, dan Myanmar mulai Rabu hingga Minggu. 

Kamboja diharapkan menjadi fokus utama dalam perjalanan tersebut melalui format keamanan dan diplomatik tingkat tinggi yang baru.

Di Kamboja, Wang akan didampingi oleh Menteri Pertahanan Dong Jun untuk sesi perdana mekanisme dialog strategis 2+2 Tiongkok-Kamboja untuk menteri luar negeri dan menteri pertahanan, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun.

Guo menggambarkan Kamboja, Thailand, dan Myanmar sebagai "tetangga ramah" Tiongkok dan mengatakan Beijing berharap kunjungan tersebut akan membantu mengubah pemahaman bersama yang dicapai oleh para pemimpin negara-negara tersebut menjadi kemajuan nyata. 

Ia mengatakan Tiongkok juga bertujuan  memperdalam kerja sama strategis komprehensif, membawa manfaat yang lebih besar bagi rakyat ketiga negara tersebut, dan berkontribusi lebih banyak pada perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran regional.

Ia mengatakan pertemuan 2+2 pertama dengan Kamboja akan mencakup agenda yang luas, termasuk hubungan bilateral, urusan politik dan keamanan, kerja sama pertahanan dan keamanan, serta situasi internasional dan regional yang lebih luas.

Guo menambahkan Wang juga akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Kamboja lainnya selama kunjungan tersebut.

Tiongkok, katanya, siap bekerja sama dengan Kamboja untuk memanfaatkan sepenuhnya platform komunikasi strategis, meningkatkan koordinasi antara pembangunan berkualitas tinggi dan keamanan tingkat tinggi, serta mendorong kemakmuran, revitalisasi, dan stabilitas jangka panjang di kedua negara.

Share: