Topan Bavi, 9 Distrik di China Berstatus Tanggap Darurat Banjir Tertinggi

73 fasilitas perawatan warga lanjut usia (lansia) ditutup sementara, dengan 1.902 lansia di dalamnya turut dievakuasi.


China, Suarathailand- Xinhua melaporkan sembilan distrik di Beijing memberlakukan tanggap darurat Level I untuk pengendalian banjir pada Sabtu (11/7) sore waktu setempat setelah peringatan merah terkait hujan lebat dikeluarkan untuk daerah-daerah tersebut imbas Topan Bavi.

Observatorium Meteorologi Beijing (Beijing Meteorological Observatory) memperkirakan hujan lebat mengguyur distrik Fangshan, Pinggu, Miyun, Huairou, Mentougou, Fengtai, Daxing, Tongzhou, dan Shunyi, yang sebagian besar terletak di pinggiran kota, mulai Sabtu pukul 19.00 hingga Minggu (12/7) pukul 08.00.

Sejumlah wilayah diperkirakan akan mencatat curah hujan lebih dari 150 mm dalam waktu enam jam atau lebih dari 200 mm dalam waktu 24 jam.

Kantor manajemen kedaruratan kota tersebut memperingatkan tingginya risiko banjir di sungai-sungai berukuran sedang dan kecil, banjir bandang, serta bahaya geologi di daerah pegunungan dan perbukitan, termasuk genangan air di kawasan dataran rendah.

Seiring dengan langkah otoritas yang mengintensifkan upaya pengendalian banjir, sekitar 104.000 warga di seluruh kota telah dievakuasi hingga Sabtu pukul 16.00.

Selain itu, 73 fasilitas perawatan warga lanjut usia (lansia) ditutup sementara, dengan 1.902 lansia di dalamnya turut dievakuasi, menurut kantor pusat pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan Kota Beijing.

Sebagai langkah pencegahan, sebanyak 188 objek wisata dan 167 lokasi perkemahan tenda telah ditutup, operasional 4.376 penginapan (homestay) pedesaan telah dihentikan sementara, dan pekerjaan konstruksi di 3.318 lokasi telah ditangguhkan.

Sebanyak 27.418 petugas penyelamat telah disiagakan di seluruh kota untuk merespons potensi keadaan darurat.

China memiliki sistem tanggap darurat empat tingkat, dengan Level I sebagai yang paling parah.

Share: