Selain itu, AS telah meminta Venezuela untuk "menyetujui" kemitraan eksklusif dengan AS dalam hal minyak dan memberikan preferensi kepada Washington dalam penjualan minyak berat.
Beijing, Suarathailand- Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada hari Rabu, mengomentari laporan tentang tuntutan AS agar Venezuela menghentikan kerja sama dengan sejumlah negara, termasuk Rusia dan China.
"Venezuela adalah negara berdaulat dengan kedaulatan penuh atas sumber daya alam dan kegiatan ekonominya, "
ABC News melaporkan sebelumnya pada hari itu, mengutip sumber yang mengetahui posisi Gedung Putih, bahwa Amerika Serikat menuntut agar pemerintah Venezuela yang baru melepaskan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba.
Selain itu, AS telah meminta Venezuela untuk "menyetujui" kemitraan eksklusif dengan AS dalam hal minyak dan memberikan preferensi kepada Washington dalam penjualan minyak berat, kata laporan itu.
Venezuela adalah negara berdaulat dengan kedaulatan penuh atas sumber daya alam dan semua kegiatan ekonominya," kata Mao, menambahkan bahwa tindakan AS terhadap Venezuela merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela, dan menyebabkan kerusakan serius pada hak-hak rakyat Venezuela.
China dengan tegas mengutuk hal ini," kata Mao.
Pada tanggal 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.
Caracas meminta pertemuan darurat PBB terkait operasi AS tersebut. Mahkamah Agung Venezuela untuk sementara mentransfer tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang secara resmi dilantik sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada tanggal 5 Januari.
Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara telah mengecam keras tindakan AS tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela, menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta pencegahan eskalasi situasi lebih lanjut.




