Anutin mengatakan hubungan selama 170 tahun ini merupakan perjalanan yang luar biasa. Yang membuatnya istimewa bukan hanya lamanya, tetapi juga kemampuannya untuk beradaptasi, berkembang, dan terus memberikan hasil bagi kedua negara.
Bangkok, Suarathailand- Pada acara penutup di Bangkok, Thailand dan Inggris berjanji untuk meningkatkan kerja sama dalam perdagangan, inovasi, dan masa depan bersama yang lebih ambisius.

Pada Rabu malam (1 April), Perdana Menteri Anutin Charnvirakul, didampingi oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow dan Menteri Perindustrian Varawut Silpa-archa, menghadiri acara penutup perayaan ulang tahun ke-170 hubungan Inggris-Thailand, yang diadakan dengan tema “Sejarah dan Masa Depan Kita Bersama”.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Inggris di Bangkok, dengan Duta Besar Inggris untuk Thailand Mark Gooding menyambut para tamu.
Anutin mengatakan hubungan selama 170 tahun ini merupakan perjalanan yang luar biasa. Yang membuatnya istimewa bukan hanya lamanya, tetapi juga kemampuannya untuk beradaptasi, berkembang, dan terus memberikan hasil bagi kedua negara.
Ia mengatakan Inggris telah lama menjadi mitra penting dalam pembangunan Thailand. Selama beberapa dekade, perusahaan-perusahaan Inggris telah memainkan peran dalam perekonomian Thailand, membawa keahlian investasi dan menjalin kemitraan jangka panjang dengan lembaga dan bisnis Thailand berdasarkan kepercayaan, keandalan, dan kerja sama.
Pada saat yang sama, katanya, kemitraan tersebut telah menjadi hubungan dua arah yang sejati, dengan bisnis-bisnis Thailand kini berinvestasi dan berkembang di Inggris, menciptakan lapangan kerja, menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat, dan memperdalam hubungan antar masyarakat.
Anutin juga menunjuk investasi Thailand seperti Leicester City Football Club sebagai sumber kebanggaan bagi kedua negara. Ia mencatat bahwa, dua tahun lalu, kedua negara menandatangani perjanjian yang meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis dan meningkatkan kerja sama perdagangan.
Meskipun hal itu memberikan fondasi yang kuat, katanya, kedua belah pihak harus berupaya lebih tinggi dan bekerja menuju perjanjian perdagangan bebas yang sepenuhnya mencerminkan potensi kemitraan tersebut, bersamaan dengan kerja sama yang lebih dalam di berbagai sektor.
Shine Bunnag, Ketua Komite Eksekutif dan CEO Nation Group, juga menghadiri acara tersebut dan bertemu dengan Anutin dan para menteri yang mendampinginya. Perdana Menteri menyapa dan berbicara dengan ketua Nation Group dalam suasana yang hangat dan ramah.
Mark Gooding mengatakan kedua negara memiliki sejarah yang kuat, di samping kemitraan yang berfokus pada masa depan dan inovatif yang berakar pada hubungan antar masyarakat yang mendalam. “Kami berharap dapat membangun masa depan yang lebih ambisius bersama,” katanya.
Perayaan ulang tahun ke-170 hubungan Inggris-Thailand dimulai pada Januari 2025. Sepanjang kampanye, kedutaan besar menyelenggarakan serangkaian acara besar di bawah pilar agama, monarki, dan negara.
Di dunia yang semakin tidak pasti, peringatan ini berfungsi untuk menggarisbawahi persahabatan yang telah lama terjalin, sejarah bersama, dan kerja sama yang semakin mendalam antara Inggris dan Thailand.
Peringatan tersebut mempertemukan berbagai tamu terhormat, termasuk Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida, yang memimpin konser Royal Marines, dan Perdana Menteri Anutin, yang membuka turnamen sepak bola peringatan ulang tahun ke-170 Kedutaan Besar Inggris sebelum kemudian menghadiri perayaan penutupan.
Tahun peringatan ini juga menghasilkan tonggak sejarah baru dalam hubungan bilateral, yang mencerminkan budaya dan nilai-nilai bersama. Pada upacara Royal Kathina di Wat Buddhapadipa di London, Mark Gooding mencetak sejarah sebagai duta besar asing pertama yang mempersembahkan jubah Royal Kathina bersama dengan duta besar Thailand untuk Inggris atas nama raja Thailand di negaranya sendiri.
Ini juga merupakan pertama kalinya Inggris menjadi tuan rumah acara Buddhis besar di Thailand, bekerja sama dengan Wat Mahathat untuk upacara Pha Pa Samakkhi yang besar.
Sorotan utama lainnya adalah roadshow peringatan 170 tahun di seluruh Thailand, di mana Duta Besar Gooding dan staf kedutaan mengunjungi 13 provinsi untuk menggarisbawahi prioritas bersama dalam bidang lingkungan, bisnis, dan hubungan antar masyarakat.
Kegiatan termasuk pertemuan dengan gubernur, universitas, kelompok bisnis, dan komunitas lokal di Selatan — Phuket, Krabi, dan Surat Thani — Utara — Chiang Rai, Lampang, dan Chiang Mai — Timur — Chonburi dan Rayong — Timur Laut — Buri Ram, Khon Kaen, dan Nakhon Ratchasima — dan Ayutthaya. P




