Armada Jaya TNI AL Sudah Bisa Imbangi Kekuatan Angkatan Laut Malaysia

Kekuatan TNI AL di Armada Jaya 2021 disebut bisa mengimbangi kekuatan angkatan laut Malaysia.

Armada Jaya 2021 yang tengah dilakukan oleh TNI AL ternyata punya efek penggentar yang luar biasa di kawasan.

Boleh percaya atau tidak, Indonesia melalui TNI AL, mempunyai kapabilitas menggeser pasukan paling besar dan cepat se-Asia Tenggara.

Pergeseran pasukan ini jelas sangat penting karena TNI AL akan dengan mudah memindah-mindahkan kekuatan militer Indonesia ke segala penjuru negeri.

Maka mereka dilengkapi dengan kapal perang, KRI jenis LPD dan LST untuk mengangkut material tempur kemanapun ke seluruh wilayah Indonesia.

Contoh dalam Armada Jaya 2021 ini, TNI AL dengan mudahnya mengangkut ribuan prajurit Korps Marinir menuju Dabosingkep, Riau.

Bukan hanya prajurit saja, tank amfibi, artileri, helikopter hingga logistik sekalian di bawa, sangat ringkas dan cepat dalam sekali jalan.

Hal inilah yang membuat Filipina kesengsem dengan cara TNI AL memindahkan pasukan berjumlah besar dalam sekali waktu.

Makanya Manila memilih membeli SSV PT PAL yang kegunaannya sama persis dengan LPD TNI AL yakni menggeser material tempur kesana-kemari.

Namun kapabilitas Filipina belum sebanyak Indonesia lantaran mereka masih kekurangan unsur untuk mengakomodir kebutuhan pergeseran pasukan skala masif.

Dalam Armada Jaya 2021, TNI AL mengerahkan hampir 33 KRI berbagai jenis.

Diantaranya ada KRI RE Martadinata, KRI Bung Tomo dan KRI Diponegoro.

Dikutip dari @tni_angkatan_laut, ke-33 KRI tersebut membentuk formasi tempur, kapal Korvet, KCR dan Light Fregat mengawal LPD pengangkut pasukan pemukul Korps Marinir yang nantinya akan melakukan pendaratan amfibi di Dabosingkep, kepulauan Riau.

Tapi siapa sangka bila kekuatan yang dikerahkan TNI AL di Armada Jaya 2021 ini sudah bisa mengimbangi kekuatan angkatan laut Malaysia.

Dikutip dari Sea Forces, AL Malaysia sendiri, setidaknya TLDM memiliki 3 fregat, 2 kapal selam dan 6 korvet sebagai striking force utama mereka.

Kemudian ada 10 OPV dan 18 Fast Attack Craft.

Jika ditotal dengan penghitungan kasar maka cuma ada 39 kapal kombatan AL Malaysia yang aktif.

Namun patut diingat bahwa 33 unit KRI yang dikerahkan TNI AL belum di titik maksimal.

Masih ada unsur-unsur TNI AL lainnya yang tak ikut Armada Jaya 2021. (zonajakarta)

Share: