Beberapa orang lainnya terluka dalam insiden di Jerman barat dan satu orang ditahan, kata juru bicara polisi.
Mannheim, Suarathailand- Setidaknya satu orang tewas dan lainnya terluka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan di kota Mannheim, Jerman barat, kata polisi saat mereka meminta masyarakat untuk menjauh dari pusat kota.
Juru bicara polisi Stefan Wilhelm mengatakan seorang pengemudi pada hari Senin menabrak sekelompok orang di Paradeplatz, sebuah alun-alun di area pejalan kaki Mannheim.
Dia mengatakan "beberapa" orang terluka tetapi polisi belum dapat menentukan berapa banyak yang terluka atau seberapa parah mereka terluka.

"Kami dapat memastikan bahwa satu pelaku telah ditangkap," katanya. "Kami belum dapat memberikan informasi apakah ada pelaku lainnya."
Paradeplatz, sebuah alun-alun utama di pusat kota, terletak di ujung jalan pejalan kaki di Mannheim, yang berpenduduk 326.000 jiwa dan berjarak 85 km (53 mil) selatan Frankfurt.
Rumah Sakit Universitas Mannheim mengatakan pihaknya siap menghadapi kemungkinan insiden yang menelan korban massal, kantor berita Jerman dpa melaporkan. Rumah sakit telah menerapkan rencana bencana dan darurat untuk mempersiapkan perawatan bagi yang terluka.
Insiden itu terjadi sehari setelah Mannheim menggelar pawai jalanan, acara utama dalam perayaan karnaval tahunannya. Di seluruh Jerman, banyak orang mengambil libur panjang akhir pekan untuk merayakan karnaval, termasuk Senin Mawar, saat banyak kota menggelar pawai.
Kota-kota di Jerman baru-baru ini mengalami beberapa serangan kekerasan, termasuk penusukan massal dan serangan penabrakan mobil.
Bulan lalu, seorang pria menabrakkan mobilnya ke demonstrasi serikat pekerja di kota selatan Munich, menewaskan seorang gadis berusia dua tahun dan ibunya.
Pada bulan Desember, serangan penabrakan mobil menargetkan pasar Natal di kota timur Magdeburg, menewaskan enam orang dan melukai ratusan orang.
Mannheim sendiri menjadi lokasi serangan penusukan pada demonstrasi anti-Islam Mei lalu yang menewaskan seorang polisi dan melukai lima lainnya.
Sebelum insiden hari Senin di Mannheim, Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser mengatakan bahwa perayaan tersebut berlangsung "dengan tindakan pencegahan keamanan yang ketat".
Dia membatalkan kunjungannya ke parade Rose Monday di Cologne karena kejadian di Mannheim, kata juru bicara menteri tersebut.




