Akademisi Thailand Selatan Dorong Kemajuan Ekonomi di Yala

Pembangunan wilayah Betong semua untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Yala, Thailand Selatan.


Para petinggi Universitas Kasetsart mengunjungi wilayah Betong, Yala, Thailand Selatan, untuk memantau kemajuan ekonomi di wilayah Betong (29/11/2020).

Hadir dalam kunjungan tersebut Prof. Dr. Bodin Rasamithet, Wakil Sekretaris Jenderal Pusat Administrasi Provinsi Perbatasan Selatan (SBPAC), Prof. Dr. Suparerk Suksamarn, Plt. Wakil Dekan Fakultas Administrasi Niaga Universitas Kasetsart dan Prof. Suriyan Thanyikjanukit, Dekan Fakultas Perikanan.

Para akademisi ini megunjungi Kabupaten Betong, Provinsi Yala, untuk meninjau dan memastikan perkembangan ekonomi dalam Program Kota Model Segitiga; stabil, sejahtera dan berkelanjutan.

Para akademisi ini juga mendatangi komunitas budidaya ikan Kuelah atau ikan Phuang Chompoo milik Ibu Chonthanarue Shevatanon, di Kecamatan Tanoh Mae Ra, Kabupaten Betong, Provinsi Yala.

Kuelah adalah hewan air yang sangat langka dan bernilai ekonomis. Wilayah Tanoh Mae Ra memiliki kondisi tanah, air, dan udara yang cocok untuk budidaya ikan ini.

Budidaya ikal kuelah selain bernilai ekonomis juga dalam rangka pelestarian jenis ikan Kualah agar tidak punah.

Pusat Administrasi Perbatasan Thailand Selatan (SBPAC) dan para akademisi Universitas Kasetsart mendorong warga terus mempertahankan budidaya ikan bernilai ekonomi tinggi. Tujuannya untuk memajukan kesejahteraan masyarakat setempat.

Para akademisi juga memantau kemajuan pengembangan pariwisata di kawasan Betong seperti Sky Walk, Sea Mist, Ayurweng, bandara Betong, dan Pemandian Air Panas Ban Na Kor. Pembangunan ini semua untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Yala, Thailand Selatan.

Share: