98 WNA Ditangkap Bangun Bisnis Ilegal Bareng Warga Lokal Thailand

Perusahaan Rusia yang terdaftar di Phuket meningkat menjadi 1.603 sejak tahun 2023.

Sebanyak 231 orang, termasuk 98 orang asing, telah ditangkap oleh polisi Biro Investigasi Pusat (CIB) dalam tindakan keras terhadap orang asing yang menggunakan calon warga Thailand untuk membantu mendirikan dan menjalankan bisnis ilegal di provinsi Phuket.

CIB mengatakan 37 warga Thailand dan 96 badan hukum lainnya ditangkap dalam “operasi penyisiran calon” dengan tujuan menekan kejahatan ekonomi di provinsi selatan yang merupakan salah satu tujuan utama wisatawan asing di negara tersebut. 

Kepala Biro Letjen Pol Jirabhop Bhuridej mengatakan operasi tersebut bermula dari peran seorang wanita Rusia berusia 45 tahun, yang diidentifikasi hanya sebagai Iana, yang memasuki Thailand bersama keluarganya pada November 2012.

Wanita tersebut merupakan direktur dan pemegang saham sembilan perusahaan di Phuket, tujuh di antaranya bergerak di bidang real estate, sedangkan dua lainnya bergerak di bidang jasa dan pemandu wisata. Perusahaan-perusahaan ini memiliki modal terdaftar gabungan sebesar 38 juta baht, katanya.

Polisi mengatakan jaringan tersebut terdiri dari beberapa warga negara Rusia dan Thailand, yang terakhir membantu pendaftaran perusahaan untuk menghindari pembatasan hukum dan persyaratan terhadap perusahaan asing. 

Aset jaringan tersebut mencakup beberapa properti real estat di provinsi tersebut senilai lebih dari 900 juta baht, tambah polisi.

Jirabhop mengatakan sejak 2019 hingga Maret 2024, total 92.764 warga negara Rusia telah memasuki Phuket, terhitung 81% dari total kedatangan orang Rusia di seluruh provinsi di Thailand.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini saja, 59.717 orang Rusia telah mendarat di Phuket, katanya.

 Sementara itu, jumlah perusahaan Rusia yang terdaftar di provinsi tersebut telah meningkat menjadi 1.603 sejak tahun 2023.

 Jumlah ini meningkat 50 kali lipat dibandingkan tahun 2016-2022, ujarnya.

Share: