9 Warga Korsel Hilang dan 10 Lainnya Terjebak Banjir di Perbatasan Nepal-Tibet

>Sembilan pekerja pembangkit listrik tenaga air asal Korea Selatan dilaporkan hilang dan 10 lainnya terjebak menyusul banjir dahsyat di perbatasan Nepal-Tibet.

>Banjir tersebut, yang telah menewaskan sedikitnya 160 orang, dipicu oleh runtuhnya gletser Himalaya yang menyebabkan longsoran es dan batu.

>Pemerintah Korea Selatan telah mengadakan rapat darurat dan mengirimkan tim tanggap cepat ke Nepal untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.

Nepal, Suarathailand- Sembilan pekerja pembangkit listrik tenaga air asal Korea Selatan hilang dan 10 lainnya masih terjebak setelah banjir dahsyat di sepanjang perbatasan Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang lainnya belum diketahui nasibnya.

Para pekerja tersebut dipekerjakan oleh Korea Energy dan Doosan Enerbility Co, demikian diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Rabu malam (26 Agustus 2026). Nepal telah mengerahkan tim penyelamat untuk menyisir lokasi tempat mereka bekerja.

Sebanyak 10 pekerja Korea Selatan lainnya yang berafiliasi dengan Doosan Enerbility terjebak dan sedang menunggu evakuasi menggunakan helikopter yang disiapkan oleh otoritas Nepal.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun, mengadakan rapat darurat dengan para pejabat pemerintah. Sebuah tim tanggap cepat yang terdiri dari polisi, personel layanan darurat, dan pejabat Kementerian Luar Negeri bersiap untuk terbang ke Kathmandu pada hari Kamis.

Cho juga berencana berbicara dengan mitranya dari Nepal pada hari Kamis untuk mengoordinasikan operasi penyelamatan dan bantuan.

Runtuhnya Gletser Diduga sebagai Pemicu

Bagian bawah gletser Himalaya runtuh pada Rabu pagi dan jatuh ke dasar lembah, kemungkinan akibat gempa bumi.

Runtuhan tersebut memicu longsoran es dan batu yang meluncur turun melalui Sungai Lhende Khola di sepanjang wilayah pegunungan perbatasan Nepal-Tibet, sehingga menimbulkan banjir dan tanah longsor yang bergerak cepat.

Tanah longsor tersebut menghantam pelabuhan Gyirong di Tibet sebelum meluas ke wilayah Nepal, menghanyutkan jalan serta proyek pembangkit listrik, dan membanjiri desa-desa.

Para ahli belum dapat memastikan penyebab runtuhnya gletser tersebut, sehingga gempa bumi dianggap sebagai kemungkinan penyebab, bukan sesuatu yang telah dipastikan.

Share: