Menlu Iran Araghchi menyebutkan beberapa sasaran sipil yang menjadi target serangan AS dan Israel, antara lain kawasan permukiman, sekolah, rumah sakit, fasilitas energi, kompleks olahraga dan budaya, serta infrastruktur transportasi.
New York, Suarathailand- Xinhua melaporkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan lebih dari 5.000 orang, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, tewas dalam "agresi" Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Di New York, Menlu Iran Araghchi menyebutkan beberapa sasaran sipil yang menjadi target serangan AS dan Israel, antara lain kawasan permukiman, sekolah, rumah sakit, fasilitas energi, kompleks olahraga dan budaya, serta infrastruktur transportasi.
Mnelu Araghchi menekankan pembunuhan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat politik dan militer senior negara itu merupakan "kejahatan terang-terangan dan melanggar hukum internasional," tulis laporan itu.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap ibu kota Iran, Teheran, dan kota-kota lainnya. Sejak itu, Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz.




