45 Orang Tewas, 24 Luka Akibat Banjir di 30 Provinsi Thailand

139 ribu lebih keluarga dari 3.525 desa di Thailand terdampak banjir. 

Bangkok, Suarathailand- Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM) Thailand awalnya melaporkan 30 provinsi mengalami banjir namun kini berkurang menjadi 13 provinsi. Sebanyak 45 orang dilaporkan tewas dan 24 orang luka-luka.

Banjir yang terjadi antara 16 Agustus hingga kemarin berdampak pada 30 provinsi antara lain Chiang Rai, Chiang Mai, Mae Hong Son, Tak, Phayao, Nan, Lamphun, Lampang, Phrae, Uttaradit, Sukhothai, Phitsanulok, Nakhon Sawan, Phetchabun, Loei, Udon Thani, Nong Khai, Bueng Kan, Nong Bua Lamphu, Prachinburi, Ang Thong, Phra Nakhon Si Ayutthaya, Rayong, Chumphon, Phuket, Yala, Nakhon Si Thammarat, Phang Nga, Trang, dan Satun. 

Secara total, 150 kabupaten, 672 kecamatan, dan 3.525 desa terkena dampak banjir atau 139.803 rumah tangga.

Saat ini, masih terdapat 13 provinsi yang terdampak, meliputi 45 kabupaten, 192 kecamatan, dan 934 desa. Rumah tangga yang terkena dampak berjumlah 27.831.

Di Chiang Rai, banjir terjadi di dua distrik, Mae Sai dan Mueang, berdampak pada tujuh kecamatan dan 72 desa. Sebanyak 8.968 rumah tangga terkena dampaknya, dengan 12 korban jiwa dan dua orang luka-luka. Ketinggian air sedang surut.

Sukhothai mengalami banjir di distrik Kong Krailat yang berdampak pada tiga kecamatan dan 20 desa, serta 361 KK terkena dampaknya. Kadar air semakin berkurang.

Di Phitsanulok, tiga distrik, Phrom Phiram, Bang Rakam, dan Mueang, terkena dampaknya, mencakup tujuh kecamatan dan 15 desa, yang berdampak pada 576 rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Nong Khai menyaksikan banjir di lima distrik, Sangkhom, Si Chiang Mai, Tha Bo, Mueang, dan Rattanawapi, mempengaruhi 18 kecamatan dan 77 desa, berdampak pada 2.885 rumah tangga. Ketinggian air sedang surut.

Udon Thani mengalami banjir di lima distrik, Nam Som, Na Yung, Nong Han, Mueang, dan Non Sa-at, berdampak pada 12 kecamatan dan 34 desa, berdampak pada 42 kepala keluarga. Kadar air semakin berkurang.

Banjir Bueng Kan terjadi di delapan distrik, So Phisai, Bueng Khong Long, Seka, Phon Charoen, Pak Khat, Mueang, Bung Khla, dan Si Wilai, berdampak pada 35 kecamatan dan 202 desa, berdampak pada tiga rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Prachinburi menyaksikan banjir di tiga distrik, Kabin Buri, Si Maha Pho, dan Prachantakham, mempengaruhi tiga kecamatan dan tiga desa, berdampak pada tiga rumah tangga. Kadar air semakin berkurang.

Di Ang Thong, banjir terjadi di distrik Wiset Chai Chan, berdampak pada satu kecamatan dan tiga desa, serta berdampak pada 16 rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Phra Nakhon Si Ayutthaya mengalami banjir di tujuh distrik, Bang Ban, Bang Pahan, Phak Hai, Sena, Phra Nakhon Si Ayutthaya, Bang Pa-in, dan Bang Sai, berdampak pada 78 kecamatan dan 394 desa, berdampak pada 12.621 KK. Ketinggian air tetap stabil.

Phang Nga menyaksikan banjir di tiga distrik, Khura Buri, Takua Thung, dan Mueang, mempengaruhi 11 kecamatan dan 18 desa, berdampak pada 108 rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Chumphon mengalami banjir di distrik Phato, mempengaruhi dua kecamatan dan 18 desa, berdampak pada 125 rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Phuket mengalami banjir di dua distrik, Mueang dan Thalang, yang berdampak pada empat kecamatan dan 20 desa, serta berdampak pada 445 rumah tangga. Ketinggian air tetap stabil.

Di Satun, banjir terjadi di empat distrik, Khuan Don, Mueang, Tha Phae, dan Manang, berdampak pada sembilan kecamatan dan 45 desa serta berdampak pada 1.351 kepala keluarga. Ketinggian air tetap stabil.

DDPM telah memobilisasi sumber daya, termasuk tim tanggap bencana dan peralatan seperti helikopter KA-32, pompa air jarak jauh, dan perahu penyelamat dari pusat-pusat regional. Upaya ini bertujuan untuk memberikan bantuan segera dan meringankan penderitaan warga yang terkena dampak, lapor KhaoSod.

Share: