4.100 Turis Daftar Online Ingin Wisata ke Phuket Thailand Saat Pandemi

Sekitar 4.100 orang mengajukan aplikasi online melalui COE untuk mengunjungi Phuket Thailand di masa pandemi Covid-19.


Thailand telah menyambut wisatawan mancanegara (wisman) bebas karantina pertamanya kembali ke pulau Phuket. Seperti dilaporkan BBC, Kamis (11/7/2021), kedatangan turis itu terjadi saat Thailand mencoba untuk memulai kembali industri pariwisatanya di tengah pandemi Covid-19.

Menurut juru bicara kementerian luar negeri Tanee Sangrat, Thailand saat ini menyambut wisatawan dari 66 negara dan wilayah ke Phuket di bawah model pariwisata baru. Mereka termasuk Australia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam.

“Untuk mengakomodasi Phuket Sandbox, Kementerian Luar Negeri telah meningkatkan sistem aplikasi online untuk COE. Sekitar 4.100 orang telah mendaftar sejauh ini,” katanya dalam konferensi pers pada 30 Juni.

Sekitar 250 orang, terutama dari Timur Tengah, tiba dengan empat penerbangan pada Kamis sebagai bagian dari skema "Kotak Pasir Phuket". Tidak ada pendatang yang perlu dikarantina, tetapi mereka tidak dapat melakukan perjalanan ke daratan dalam 14 hari. Diperkirakan 400 turis asing akan mengunjungi Phuket pada 1 Juli 2021.

Diharapkan, skema ini akan menghasilkan US$278 juta (Rp 4 triliun) dalam tiga bulan ke depan. Tapin jumlah itu masih jauh dari pendapatan pra-pandemi Thailand dari pariwisata, yang menyumbang sekitar seperlima dari ekonomi negara itu.

Menurut kantor berita Reuters, Thailand kehilangan sekitar US$ 50 miliar (Rp 730 triliun) ketika jumlah pengunjung turun setelah dimulainya wabah Covid-19 pada tahun 2020.

Jika berhasil, negara akan menggelar skema ke pulau-pulau lain.

Namun, Thailand saat ini sedang berusaha mengendalikan wabah Covid terbaru. Pada hari Kamis, dilaporkan rekor 57 kasus kematian dan 5.533 kasus infeksi. Dua kasus varian Delta juga telah ditemukan di Phuket sejauh ini. (Reuters, Bangkok Post)




Share: