Pemberi racun diduga tewas bunuh diri setelah memasukkan racun sianida ke 5 lainnya.
Polisi menduga salah satu tamu Vietnam yang ditemukan tewas di hotel di Bangkok pada hari Selasa meracuni lima tamu lainnya dengan sianida sebelum melakukan bunuh diri dengan metode yang sama.
Penyelidik mengutip kesaksian putri salah satu korban yang meninggal, yang mengatakan orang tuanya pergi ke Thailand untuk menegosiasikan utang senilai beberapa juta baht.
Pihak berwenang menduga kegagalan negosiasi menyebabkan keracunan.
Hasil otopsi pada dua jenazah pertama menunjukkan adanya sianida.

Trirong Piupan, Kepala Ilmu Forensik Kepolisian, mengatakan enam cangkir di lokasi kejadian berisi kopi hitam dari termos alumunium yang diduga milik almarhum. Hasil tes menunjukkan positif potasium sianida, kata Trirong.
Dokter forensik di Rumah Sakit Chulalongkorn dijadwalkan mengadakan konferensi pers mengenai temuan tersebut hari ini.
Dua warga negara AS di antara korban tewas bernama Sherine Chong, 56, dan Hung Dang Van, 55.
Keempat korban berpaspor Vietnam tersebut adalah Thi Nguyen Phuong Lan,47, Hong Pham Thanh, 49, Dinh Tran Phu, 37, dan Thi Nguyen Phuong, 46.
Dua dari enam orang tersebut sudah menikah.
Kerabat almarhum mengatakan kepada polisi bahwa para korban telah mengatur pembayaran kembali pinjaman dalam jumlah besar. Di antara yang meninggal adalah peminjam, pemberi pinjaman, dan penjamin.
Anggota ketujuh dari partai tersebut telah memesan kamar di sebelahnya dan meninggalkan negara itu sebelum mayatnya ditemukan. Polisi yakin dia adalah putri salah satu korban dan tidak terlibat dalam keracunan tersebut.
Rekaman kamera keamanan hotel menunjukkan almarhum berkumpul di kamar tempat mereka meninggal, memesan makanan, dan kemudian menerima pesanan.
Pelaku hanya punya waktu beberapa saat untuk melakukan aksinya.
Polisi kini menyusun kronologi dan narasi keseluruhan peristiwa.

Apa itu sianida?
Sianida mengacu pada sekelompok bahan kimia yang mengandung ion sianida (CN-). Bahan kimia ini sangat beracun dan digunakan dalam berbagai proses industri seperti pelapisan logam, sintesis kimia, dan analisis laboratorium.
Sianida juga dapat ditemukan secara alami dalam zat seperti amygdalin dan linamarin, yang terdapat dalam biji aprikot, ceri hitam, serta akar dan daun singkong.
Di Thailand, terdapat laporan keracunan sianida akibat mengonsumsi singkong yang terkadang mengakibatkan kematian.
Bahaya sianida
Sianida dapat membunuh dengan cepat setelah masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai cara, termasuk menghirup gas, tertelan dalam bentuk padat atau cair, atau bahkan kontak dengan kulit.
Ketika tertelan saat perut kosong, sianida akan bereaksi dalam hitungan menit. Namun jika perut kenyang, kematian bisa tertunda berjam-jam.
Menghirup hidrogen sianida dapat menyebabkan kematian dalam hitungan detik.
Sianida mencegah sel menggunakan oksigen, menyebabkan sesak napas sel dan asidosis laktat.
Gejala keracunan sianida bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.
Gejala ringan:
- Kelelahan otot dan rasa berat pada anggota badan
- Sulit bernafas
- Sakit kepala dan pusing
- Mual dan muntah
- Bau almond samar pada nafas
- Iritasi pada hidung, tenggorokan, dan mulut
Gejala parah:
- Mual dan muntah yang parah
- Sulit bernafas
- Kejang dan tidak sadarkan diri
- Kematian




