11 SPBU di Thailand Selatan Diserang, Lumpuhkan Kegiatan Usaha dan Ekonomi Masyarakat

SPBU ini merupakan simpanan seumur hidup sebuah keluarga. SPBU ini juga jadi harapan dan bekal untuk membina masa depan anak-anak sang pemilik SPBU.


Suarathailand- Berita tentang pembakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tiga wilayah Thailand Selatan tidak sekadar menunjukkan keganasan, tetapi menunjukkan penduduk di kawasan ini sedang dibakar “modal kehidupan” mereka.

Stasiun Pengisian  Bahan Bakar Umum (SPBU) bukan milik orang luar, bukan milik modal asing yang berinvestasi di sini, tetapi sebagian besar pemilik SPBU tersebut ada penduduk setempat.

SPBU ini merupakan simpanan seumur hidup sebuah keluarga. SPBU ini juga jadi harapan dan bekal untuk membina masa depan anak-anak sang pemilik SPBU.

Usaha SPBU ini adalah ladang usaha penduduk Thailand Selatan yang dibangun sendiri dan mandiri yang memerlukan banyak modal. 

Di antara pengusaha SPBU ini ada yang harus membayar cicilan ke bank selama bertahun-tahun lamanya. Mereka juga harus menggaji para pekerja yang kebanyakan warga lokal. 

Kehadiran SPBU yang dimiliki warga lokal telah menggerakkan ekonomi Thailand Selatan. Dari mulai menyerap tenaga kerja hingga bergeraknya transportasi untuk kepentingan usaha dan jasa. 

Serangan ke SPBU merpakan tindakan tidak terhormat. Dapat melumpuhkan kegiatan ekonomi lokal dan merugikan banyak pihak. Pelaku harus bertanggung jawab di hadapan hukum dan Tuhan. Mereka harus diseret ke pengadilan untuk diadili.

 

Share: